Sunday, March 17, 2019

Brenton Tarrant Teroris Pembunuh Muslim di Masjid New Zeland


Brenton Tarrant, adalah pelaku teroris penembakan di Masjid An Noor, New Zealand pada Jumat (15/3).
_

Pria berusia 28 tahun asal New South Wales, Australia ini adalah teroris ekstremis sayap kanan penganut ideologi supremasi kulit putih.
_
Sebelumnya ia telah menerbitkan manifesto "anti imigran" sebanyak 70 halaman yang berisi kata-kata kasar soal melawan muslim dan genosida terhadap non kulit putih.
_
Bahkan ketika diadili di Pengadilan Negeri Christchurch hari ini, ia masih sempat menunjukkan gestur "white power" diatas di depan kamera wartawan.
_
Setidaknya 49 orang tewas akibat aksi terorisme penembakan ini.

Abdul Aziz Sang Pemberani Melawan Teroris


Namanya Abdul Aziz. Dia menjalani kehidupan yang biasa saja sebagai ayah dari empat anak hingga sebuah peristiwa yang terjadi Jumat (15/3/2019).
.
Peristiwa yang membuat namanya dielukan dua hari terakhir itu adalah aksi teror penembakan di duamasjid Christchurch, Selandia Baru.
Ya, Aziz adalah salah seorang jemaah MasjidLinwood yang memberanikan diri menghadapi terorispenembakan yang bernama Brenton Tarrant.
.
Diwartakan Daily Mirror Sabtu (16/3/2019), Aziz mengatakan awalnya dia dan keempat anaknya tengah berada di masjid untuk menunaikan Shalat Jumat.
Tiba-tiba terdengar tembakan yang memekakkan telinga. Alih-alih berlari menyelamatkan diri, dia justru meninggalkan anaknya dan menghadapi Tarrant.
.
Di tengah kerumunan jemaah yang berlari menghindar, Aziz memutuskan untuk menantang Tarrant yang mengacungkan senjata ke arahnya dan menembak.
.
Kepada Newshub, pria berumur 48 tahun itu berkisah dia segera menunduk di antara mobil-mobil untuk berlindung. Dia bermaksud menjauhkan Tarrant dari masjid.
"Saya bermaksud membuat dia mengejar saya hingga ke tempat parkir supaya para jemaah bisa kabur. Namun kemungkinan dia tidak melihat saya," terangnya.
.
Ketika dia hendak berlari ke belakang, Aziz berkata dia melihat lebih banyak korban berjatuhan dan sebuah senjata yang nampaknya ditinggalkan Tarrant.
.
Senjata yang dilaporkan berjenis shotgun itu segera diambil Aziz. "Saya berteriak 'Aku di luar! Aku di luar!'," katanya dikutip Sky News.
.
Aziz mengisahkan dia mencoba menarik pelatuknya, namun tak ada yang terjadi. Pada saat itu, Tarrant tengah kembali ke mobil untuk mengambil senjata baru.
.
Melihat senjatanya kosong, insting Aziz menyuruhnya untuk melemparkan senjata itu seperti "anak panah" dan melesat hingga memecahkan kaca mobil Tarrant.
.
Melihat senjata yang menghantam kaca sedemikian cepat, klaim Aziz, nampaknya membuat Tarrant terkejut serta dilanda ketakutan.
.
"Sialan, kalian semua bakal mati!" sumpah Tarrant sembari mengacungkan jari tengah kepada Aziz seraya menuju ke mobil dan melarikan diri.